Skip to main content

Post Pertama

Selamat bulan maret teman-teman! Tetap semangat dan tambah lah semangatnya di bulan ini. Sebelumnya, ini adalah blog baru dan ini adalah postingan baru. Nama gue Ilham, banyak orang yang manggil gue Kape. Di postingan baru, gue gak mau kenalin diri gue lebih banyak. Cukup satu postingan aja. Eh enggak, cukup satu paragraf aja karena nanti juga ada menu di blog ini yang isinya tentang penulis blog ini, yaitu gue.

Gue adalah Ilham Kusumaning Pratama, biasa dipanggil Ilham atau Kape. Gue terjun di dunia blog sejak berumur 13 tahun atau sekitar kelas 1 SMP sampai kira-kira kelas 3 SMP dan memasuki SMA, gue vakum ngeblog. Ngeblog pun sesempetnya aja. Ada banyak hal mengapa seperti itu, karena gak ada kuota atau karena kesibukkan. Blog terakhir gue adalah ini. Dan disini, gue mau menjadi blogger lagi yaa walaupun jarang post, setidaknya setiap bulan diusahakan minimal ada dua postingan yang gue buat dan gak ada jadwalnya kapan. Jadi, kalo ada waktu, langsung gue tulis dan langsung gue post.

Cukup segitu aja perkenalannya. Kalo mau lebih lanjut bisa langsung aja hubungi gue lewat instagram di @ilhamkape *promosi dikit*. Btw, jomblo loh. Ya, mulai bulan ini, gue sudah resmi menjadi jomblo. Ya, gak punya pacar. Ya, ngenes. Eh, enggak ngenes deng. Pokoknya, gak ada seseorang yang spesial seperti martabak dan yaa hidup gue sendiri. Gak ada orang yang peduli lagi setelah keluarga gue. Gak ada orang yang sering memotivasi lagi selain keluarga gue. Intinya adalah gue jomblo.

Gue aslinya udah putus sejak bulan lalu tetapi di bulan lalu, mungkin karena baru putus, masih ada sisa-sisa rasa sayang yang masih tersisa. Jadi gue masih belum resmi menjadi jomblo. Masih ada orang yang peduli. Tapi, lama-lama pasti ada rasa mau pergi.

Setelah gue mengucapkan kata ‘terserah’ ke mantan gue, tepat tanggal 28 Februari 2017 kemarin, gue dapet kiriman dari mantan gue yang dikirim ke pos satpam sekolah gue. Awalnya gue gak mau buka kiriman itu. Ketika di rumah, langsung gue buka dan tak lama kemudian ada air yang mengalir di pipi gue. Isi dari kiriman itu yaa bisa dibilang mungkin kenangan dari dia sebelum dia benar-benar pergi jauh dari gue. Rasanya dapet kiriman itu antara senang dan sedih. Senang karena gue belum pernah sama sekali dikasih kiriman begini dari cewek dan sedih karena dia sudah memutuskan untuk benar-benar pergi dan tidak mau dihubungi lagi.

Sekarang, hanya ada penyesalan aja. Gue pernah memikirkan hal-hal yang enggak-enggak ke dia. Ternyata, di lubuk hatinya paling dalam, dia sayang sama gue. Namanya juga penyesalan, selalu dateng belakangan.

Kiriman dari dia itu ada makanan dan kado. Untuk makanan sudah gue makan dan untuk kado, gue simpan rapih segala isinya dan gak gue apa-apa kan. Paling cuma gue baca. Bahkan, ada sesuatu isi dari kado itu yang dibungkus seperti gambaran yang masih dibungkus plastik, itu gak gue buka, padahal gue dulu mau banget gambaran itu. Sengaja gak gue buka karena gue gak mau ngerusak isinya. Gue mau menghargai kiriman dia. Gue simpan rapih isinya dan gak akan gue apa-apa kan. Mungkin kalimat motivasi dari dia yang gue ambil supaya gue lebih semangat lagi.

Walaupun sudah banyak kalimat yang ditulis, gak akan bisa membuat gue semangat lagi daripada ucapan dia secara langsung ketika gue sedang membutuhkan semangat.

Cerita sedikit, gue mulai deketin dia beberapa hari setelah gue ulang tahun. Gue tertarik dengannya karena dari wajahnya lucu dan yang paling lucu adalah hidungnya. Beda dari gue, dia pesek. Awalnya gue sama dia gak kenal sama sekali tapi semakin berjalannya waktu, gue dan dia semakin dekat dan jadian. Semakin berjalannya waktu juga, gue menjadi berubah menurutnya. Mungkin gue berubah ketika gue sedang bercanda, dia langsung badmood. Sejak itu sepertinya gue berubah. Yang ada di pikiran gue adalah ‘Ah, baperan banget, deh.’.

Lalu sampai akhirnya gue dan dia putus. Dan akhirnya dia benar-benar pergi. Kalau ditanya rasanya gimana, gak usah ditanya. Sebentar, ambil tisu dulu. Ada yang ngalir.

*ambil tisu*
*balik lagi ke laptop*

Maka dari itu, gue bilang gue jomblo. Gue mau nulis blog lagi karena gue masih sayang sama mantan gue itu. Di akhir surat yang dia berikan ke gue, ada sebuah kalimat yang menyatakan bahwa gue disuruh untuk ngeblog lagi. So, di blog ini lah jawabannya dan gue gak mau kasih tahu blog ini ke dia karena mungkin di blog ini gue agak sering menceritakan dia.

Ngomong-ngomong, ini adalah pertama kalinya gue ngebuat post pertama sepanjang ini. Kalo mau tanya inti dari postingan ini adalah gue mau cerita kalau gue jomblo dan gue sudah resmi ditinggal pergi sama mantan gue yang gak mau dihubungi lagi.

Pesan dari post ini adalah jangan sia-sia kan orang yang sayang, peduli kepada kalian sebelum orang itu pergi. Gue adalah orang yang gak tepat waktu, baru nembak dia setelah lama deket lalu gara-gara ada laki-laki yang tiba-tiba menghubunginya lalu gue tembak dan sekarang gue baru menahan dia pergi setelah dia benar-benar ingin pergi.

See you, sek. :’)

Comments